Berita

ZONA KEBISINGAN SUARA ( KHUSUNYA BAGI PENGGUNAAN KNALPOT BRONG )

Jumat 14 Januari 2022, 14:12 WIB | dibaca: 18 pembaca
ZONA KEBISINGAN SUARA ( KHUSUNYA BAGI PENGGUNAAN KNALPOT BRONG )
Hallo masyarakat Ketapang, kembali lagi bersama kami di satuan lalu lintas Polres Ketapang Polda Kalimantan Barat. Hari ini kami akan menjelaskan zona kebisingan suara khusunya bagi pengguna knalpot brong, agar bisa memahami dan mengerti tingkat intensitas desibel suara yang digunakan sehari-hari.

Hari ini tadi kami menemukan salah seorang pelajar yang menggunakan knalpot brong pada saat melintasi simpang empat traffic light Polres Ketapang, dari tingkat kebisingan suara tersebut dapat dikategorikan mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya. Oleh sebab itu Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang memberikan teguran keras kepada pengguna knalpot brong yang mengganggu dan menyebabkan kebisingan suara.

 

Berikut jenis-jenis zona kebisingan  :

Zona Kebisingan

Kebisingan lingkungan diklasifikasikan dalam beberapa kelompok sesuai dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan seperti dibawah ini :

Zona A : Intensitas 35 – 45 dB. Zona yang diperuntukkan bagi tempat penelitian, Rumah Sakit, tempat perawatan kesehatan/sosial & sejenisnya.

Zona B : Intensitas 45 – 55 dB. Zona yang diperuntukkan bagi perumahan, tempat Pendidikan dan rekreasi.

Zona C : Intensitas 50 – 60 dB. Zona yang diperuntukkan bagi perkantoran, Perdagangan dan pasar.

Zona D : Intensitas 60 – 70 dB. Zona yang diperuntukkan bagi industri, pabrik, stasiun KA, terminal bis dan sejenisnya.

Zona Kebisingan menurut IATA (International Air Transportation Association)

Zona A : intensitas > 150 dB → daerah berbahaya dan harus dihindari

Zona B : intensitas 135-150 dB → individu yang terpapar perlu memakai pelindung telinga (earmuff dan earplug)

Zona C : 115-135 dB → perlu memakai earmuff

Zona D : 100-115 dB → perlu memakai earplug

Komentar:
Tuliskan Komentar Anda: