Berita

Ini Kondisi Waktu Yang Tepat Untuk Menyalakan Lampu Hazard

Senin 23 Mei 2022, 08:35 WIB | dibaca: 24 pembaca
Ini Kondisi Waktu Yang Tepat Untuk Menyalakan Lampu Hazard
Minimnya pemahaman masyarakat menyebabkan tindakan salah kaprah dalam hal peraturan lalu lintas. Salah satu contohnya, sampai saat ini masih banyak pengendara khususnya mobil yang menyalakan lampu hazard dalam kondisi yang tidak semestinya.

Fungsi dari penggunaan lampu hazard sendiri sebenarnya sudah tertuang jelas dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang berbunyi ; Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan.

Bukan hanya undang-undang saja, di buku manual kendaraan juga sudah tertulis bahwa penggunaan lampu hazard digunakan saat mobil sedang berhenti dan bermasalah.


Nyalakan lampu hazard jika:

* Dalam kondisi kendaraan mogok

* Mengalami kecelakaan

* Melakukan penggantian ban serep saat mengalami kebocoran di jalan.

* Berhenti sesaat di pinggir jalan.

Jangan nyalakan lampu hazard jika:

 * Menyalakannya saat berkendara di waktu hujan. Akan menyebabkan kebingungan bagi pengemudi lain yang ada di belakang dan melelahkan mata pengendara lainnya.

* Melintas lurus di persimpangan jalan. Tanpa memberikan tanda hazard, pengemudi lain paham apabila mobil tanpa lampu sein nyala tujuannya akan lurus ke depan tanpa berbelok.

* Melintasi terowongan. Nyala lampu hazard akan membingungkan pengendara. Cara yang benar cukup dengan menyalakan lampu kota saja.

Jangan nyalakan dalam kondisi berkabut. Cukup nyalakan lampu utama dan lampu kabut depan maupun rear foglamp. Khusus untuk lampu kabut depan maupun belakang memang tidak semua mobil dilengkapi dengan fitur ini.

Komentar:
Tuliskan Komentar Anda: